Satu dari separuh part 3 # Sahabat kecilku (Najwa)

by Nadya Anggraini

images (8)

Kebersamaan dengan Fatir selalu melengkapi hari-hari Najwa. Cowok kecil bawel adalah sikap Fatir kepada Najwa. Sejak Tk Fatir selalu bersama dengan Najwa. Orang yang teraneh dan mengasyikkan bagi nya. Teman yang satu tahun lebih tua darinya itu telah ia anggap sebagai kakak kandungnya sendiri. Tempat kesenangan mereka berdua adalah ayunan dibelakang rumah Najwa. Rumah Fatir tepat berhadapan dengan rumah NajwaHidup Najwa lengkap dan sempurna karena dia mempunyai orangtua dan orang-orang disekelilingnya yang sangat menyayangi Najwa. Tapi semua itu seperti hancur seketika saat hari duka dimana bunda Najwa pergi menghadap Allah.

Najwa memang mencoba untuk kuat saat kejadian itu. Tapi Najwa tau kalau dia tidak bisa memendam rasanya itu. Najwa tidak ingin melihat ayahnya sedih karena Najwa menangisi ibunya jadi dia mencoba selalu tersenyum ceria dihadapan ayahnya. Namun di balik semua itu Najwa tak tahan ingin meluapkan kesedihannya. Fatir tempat Najwa mengadu. Ceritanya, kesedihannya, dan isi hatinya, semuanya Najwa ceritakan kepada Fatir.

Najwa : Abang, Maaf kalau Ajwa cengeng. Ajwa gak tau harus cerita sama siapa lagi. Sejak bunda pergi Ajwa memang gak pernah nunjukin kesedihan Ajwa ke ayah. Tapi sebenarnyahampir tiap malam Ajwa nangis sendirian di kamar. Ajwa kangen dongeng dari bunda bang. Ajwa tau bunda gak akan kembali lagi tapi Ajwa selalu minta sama Allah supaya Ajwa dan ayah nantinya bisa ketemu sama bunda di surga.

Saat Najwa menangis tersedu-sedu Fatir lah yang menghibur Najwa dan setia menemani. Fatir sudah Najwa anggap seperti kakak kandungnya sendiri. Tapi aneh nya saat Fatir memeluk Najwa, ia merasakan hal yang berbeda dan itu terasa aneh baginya. Kenyamanan yang Najwa rasakan tidak seperti kenyamanannya terhadap seorang kakak, tapi lebih dari itu. sejak kecil Najwa memang selalu bersikap manja ke Fatir dan Fatir memaklumi itu.

Najwa berkata kepada Fatir “Abang janjiya gak akan ninggalin Najwa”

“Iya Insya Allah “ jawab Fatir “Tapi satu lagi janji kita ya, Kita gak boleh pacaran. Kita harus Ta’arufan sama jodoh kita. Janji?”

“siap bos” sahut Najwa dengan ceria.

Malam harinya, Najwa melamun sendiri di kamarnya. “Sepertinya aku mempunyai rasa yang lain kepada abang Fatir tapi ini gak mungkin. Abang Fatir sudah menganggap aku sebagai adik kandungnya sendiri. Aku harus bisa menutupi persaanku, abang Fatir gak boleh tau. Lagian kata ayah seneng sama lawan jenis itu gak boleh. Zina qalbu. Allah benci sama yang namanya zina jadi Najwa gak mau dosa dan Allah benci sama Najwa. Fokus sama impian mu Najwa. Fakus sama ibadahmu.

Fajar mennyambut hari indah Najwa. Hari ini adalah hari pertma Najwa menginjakan menginijakkan kaki nya di bangku SMP dan hari ini juga tepat satu tahun kepergiaan bunda, Najwa masih belum bisa melupakn kehadiran bunda dirumah. Jam 6 dikamarnya Najwa bersiap-siap kesekolah sambil memasang jilbab dia bernyanyi lagu Bunda. Tiba-tiba Handphone di atas kasurnya berdering. Ternyata itu sms dari Fatir. Isi nya “Cepet sedikit Najwa, mau berangkat bareng kan? Abang sama pak ujang udah nunggu didepan. “

Sore hari nya, Fatir kerumah Najwa. “Ayah ditugaskan untuk kerja di Singapura dan kata nya tugas ini dalam jangka waktu lama jadi belum tau kapan dipindahkan lagi ke Indonesia. Ayah terpaksa ngajak abang dan ibu pindah ke Singapura. Otomatis kalau abang pindah rumah abang juga harus pindah sekolah. Ayah terpaksa ngajak semuanya pindah karena aku anak satu-satu nya dan gak mungkin tinggal di Indonesia sendirian.” Cerita Fatir secara detail kepada Najwa “Besok udah siap berangkat karena ayah udah ngurusin semua keperluan termasuk segala berkas-berkas sekolah abang.” Tambah Fatir.

“Jadi abang bakalan ninggalin Ajwa?” tanya Najwa cemas.

“Cuma untuk beberpa waktu” jawab Fatir.

“yayaya udah gak apa-apa, lagian kan aku udah gede gak banyak yang ditakutin lagi” bantah Najwa dengan manja

Malam datang, Najwa termenung sendiri di kamarnya. “sebenarnya aku sangat sedih kalau abang Atir pergi. Aku gak ada teman main lagi. Aku sendiri.” Sambil menangis tersedu-sedu.

Keesokan harinya, sebelum Fatir terbang ke Singapura, Fatir memberikan sesuatu kepada Najwa. Memang belum sempat Najwa buka saat mengantarkan Fatir tapi setiba dirumah, Najwa membuka kado itu. Kado itu berisi boneka panda berukuran super besar bahkan ukurannya lebih besar dari badan Najwa. Disamping boneka itu ada sebuah surat kecil yanng bertuliskan “ini teman main kamu kalau lagi kesepian , namanya moo. Jaga baik-baik ya !”

Beberapa bulan setelah kepindahan Fatir, Najwa menyadari kalau dia sangat membutuhkan Fatir dan dia juga menyadari kalaudi menyayangi Fatir lebih dari seorang kakak. Dia kagum dengan ke pintaran Fatir. Cowok yang soleh dan punya akhlak yang baik serta selalu menghormati cewek. Fatir selalu menjaga mata dan perasaannya kepada lawan jenis. Dia merindukan Fatir disampingnya. Najwa selalu menunggu kepulangan Fatir ke Indonesia. Fatir adalah cinta pertama bagi Najwa tapi dia sadar kalau dia tidak mungkin cinta kepada orang yang sudah ia anggap sebagai kakak kandungnya sendiri. Perjanjian mereka untuk Ta’arufan dengan jodoh masing-masing nantinya juga menjadi penekan Najwa untuk membuang perasaannya kepada Fatir.

Moo pemberian Fatir selalu menemani Najwa saat ia menangis. Terlepas dari urusan cinta. Najwa tetap jadi gadis yng sempurna. Cantik, pintar dan soleha. Ayah selalu mempunyai waktu luang untuk Najwa.

4 tahun tanpa kabar , akhirnya Najwa melihat Fatir yang dewasa dan tumbuh jadi seorang cowok yang pintar dan berkharisma. Kesolehan Fatir tetap terjaga. Kekaguman yang Najwa coba untuk lupakan selama ini tidak bisa ditutupi. Tak bisa dipungkiri kalau Najwa memang benar mencintai Fatir.

JJJ

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s