Kami dan Kalian -Part II

By Nadya Anggraini

cerpen

 

Setelah si majikan tiba di Mall, dia langsung masuk ketokoh sepatu dan ia memilih satu sepatu bagus dan mahal untuk di beli. Diletakkan si majikan itu sepatu tadi di dalam sebuah tas kecil yang dijinjing. Tiba-tiba si Majikan kebelat untuk buang air besar jadi terpaksa si Majikan mencari toilet dan mgganti sepatu yang ia pakai dengan sendal jepit untuk masuk kedalam toilet. Terlihat perbincanagn antara sepatu mahal tadi denga sendal jepit yang digunakan si majikan. “iuwwhhh.. kamu jelek banget. Tipis, kudel, kusam dan tidak berwarnah secerah aku. Di bawa ke toilet. Ihhh menjijikan sekali.” Hina si sepatu kepada sendal jepit.

“ok fine kalau itu memang menurutmu tapi aku bangga dengan hidupku. Aku bangga denga diriku. Aku banga karena hidup ku mempunyai manfaat bagi manusia. Manusia membawa ku ke toilet itu gunanya agar mereka tidak mudah terjangkit penyakit-penyakit yang disebabkan oleh kuman. Itu artinya hidupku sebagai pelindung bagi mereka. Aku lebih sering pergi ke masjid dan biasanya aku di rebutka oleh jama’ah masjid. Aku bis pergi kemana-mana. Meskipu aku tidak semenarik diri mu tapi hidupku lebig bermanfaat. Aku tidak hanya ada untuk di pajang di dalam sebuah tokoh seperti dirimu, tapi aku hidup dan hidupku harus memberikan manfaatnya. Bukan hanya menghabis-habiskan waktu terpaku menjual pesona diri tanpa bertindak. Menjadi pasif di ruangan ber-AC dan mejadi pemalas.” Celoteh sendal jepit.

Setiba dirumah, ternyata si majikan lupa memtikan lampu kamar. Setibanya di kamar, si lampu langsung memeberikan ocehannya.

“Tolong bantu aku untu menyimpan energi, aku capek jika dibiarkan bekerja tanpa respon dari majikan ku. Kalian akan sudah hidup kalau aku tidak di ciptakan oleh karena itu tolong jaga diriku. Bantu kau menyimpan energi. “ oceh si bola lampu.

Dan diakhiri dengan perbincangan antara pena dan pensil yang dipegang oleh si majikan. “hey majikan kami yang baik, tolong hargai manfaat kami. Kami hidup butuh kalian dan tentunya kami sangat yakin kalau kalian hidup juga butuh kami.” Pesan mereka.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s